Dragan Djukanovic: Borneo FC Tampil Full Menyerang

 

Midorinokaigi.org – Dragan Djukanovic telah menegaskan kalau skuatnya akan bermain menyerang saat menghadapi tuan rumah Sriwijaya FC demi mendapatkan poin penuh di Stadion Gelora Jakabaring, Sabtu (23/4).

Borneo gagal meraih poin penuh di markas PS TNI di laga perdana Liga 1 2017. Walaupun ia sadar jika lawan juga akan bermain dengan penuh semangat, dragan masih bertekad untuk menorehkan hasil yang lebig bagus di kandang sendiri nanti.

“Kami akan tetap memperagakan gaya permainan menyerang. Saya pikir semua pemain sudah siap dan mulai terbiasa dengan strategi saya. Meskipun pertandingan akan berjalan sulit, saya harap kami bisa meraih poin penuh,” tegasnya.

“Sriwijaya punya kualitas yang baik dan Para pemain mereka bermain sangat hati-hati. Tentu seluruh pemain akan menyulitkan kita yang notabene mengandalkan strategi menyerang. Tapi kami tidak takut menghadapi Sriwijaya di kandangnya,” imbuhnya.

Di pertandingan nanti tim berjuluk Pesut Etam ini akan mengandalkan sektor sayapnya, lini tersebut akan di huni oleh Terens Puhiri dan Rifal Lastori. Sementara Dady Al Fayed mempunyai peluang untuk tampil mengisi kekosongan U-23 menggantikan posisi Wahyudi Hamisi.

Kapten tim Ponaryo Astaman enggan Borneo kembali mengalami kegagalan menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan seperti pada pekan pertama di saat menantang PS TNI. “Karena pertandingan pertama kemarin saya kira kami belum maksimal,” kata gelandang veteran itu.

Treble Juventus Dapat Dipupuskan Lazio, Kata Dino Zoff

 

Midorinokaigi.org – Dino Zoff mengatakan kalau Bianconeri dalam meraih tiga gelar juara bergengsi dalam satu musim (treble) mungkin akan mengalami kegagalan karenaLazio dapat saja menaklukan mereka di final Coppa Italia.

Di puncak klasemen Serie A Italia Juventus unggul delapan poin, mereka akan melayani AS Monaco pada semi-final Liga Champion dan berhadapan dengan Lazio di final Coppa Italia.

“Monaco adalah pilihan terbaik yang mereka punya di undian tersebut, mengindari Real dan Atletico Madrid, tapi Juventus sudah menjadi unggulan untuk meraih trofi,” ujar kiper yang sukses membawa Italia menjuarai Piala Dunia 1982 itu kepada TMW Radio.

“Tentu tidak boleh meremehkan klub liga Prancis itu, tapi Bianconeri punya kekuatan dan pengalaman yang bisa membuat mereka meraih kemenangan.”

“Juventus sudah menjadi tim yang matang, mereka punya pertahanan baja dan mematikan dalam serangan balik.”

Zoff saat ditanyai terkait bisa kah Juventus Massimiliano mengikuti jejak Jose Morinho yang sukses membawa Inter meraih treble pada musim 2009/10, dirinya palahan menuturkan jika Bianconeri bakal melakoni massalah mewujudkannya karena harus menghadapi Lazio di final Coppa Italia.

“Biancocelesti punya para striker yang mampu melewati para pemain bertahan seperti beberapa tim lainnya di Serie A. Juventus favorit di atas kertas , tapi mereka tidak boleh menyepelekan laga final itu,” kata kiper yang membela Juventus pada periode 1972 hingga 1983, dan pernah menjadi pelatih Lazio tersebut.

Luke Shaw Dapat Sanjungan Dari Mourinho

 

Midorinokaigi.org – Jose Mourinho memandang ada sesuatu yang baru dari Luke Shaw selepas dirinya menampik ketika akan diganti pada kemenangan 2-1 kontra Anderlecht di leg kedua babak delapan besar Liga Europa, Jumat (21/4) pagi hari WIB.

Pada pertandingan tersebut, Sebelum pertandingan dilanjutkan pada babak perpanjangan waktu Shaw sebenarnya tengah mengalami kram dan disaat yang bersamaan pula hal tersebut membuat Mourinho terkesan.

Mourinho menuturkan: “Saya selalu percaya pemain dengan mentalitas spesial, selalu percaya mereka. Luke Shaw menunjukkan hal yang baru hari ini, itu berarti besar buat saya,” ujarnya.

“Setelah 90 menit, sebelum saya tahu harus mengganti Zlatan [Ibrahimovic yang mengalami cedera lutut], dia [Shaw] mengalami kram. Saya sudah menyiapkan Ashley Young untuk menggantikannya, namun dia bilang akan bermain untuk 30 menit lainnya dengan kram, tak ada masalah.

“Dia berkata jika saya harus melakukan pergantian di posisi lain, silakan,” imbuhnya.

Anderlecht pada pertandingan semalam telah sukses menyamakan gol yang diciptakan Henrikh Mkhitaryan lewat kaki Sofiane Hanni, tapi tuan rumah tidak tinggal diam dan   berkat kecerdikan Marcus Rashford di babak kedua perpanjangan waktu.

Eric Dier Bakal Ke Manchester United Jika Michael Keane Gabung Tottenham Hotspur.

 

Midorinokaigi.org – Kabarnya Tottenham Hotspur ikut dalam parade perburuan untuk mendapatkan Michael Keane bek tengah andalan Burnley pada bursa transfer musim panas yang akan datang.

Bagi The Telegraph jika berhasil mendapatkan Kaene, Spurs mempunyai kemungkinan bakal membuka hatinya untuk The Telegraph.

Pemain yang kini berusia 23 tahun tersebut telah membuat Jose Mourinho terkagum-kagum karena kemampuan bagusnya bermain pada lini tengah maupun lini belakang.

Namun Mauricio Pochettino selaku manajer Spurs dikabarkan tidak mau begitu saja melepaskan pemain timnas Inggris tersebut kecuali kalau dapat merekrut rekan setimnya di The Three Lions, Keane.

Beberapa klub Liga Primer Inggris memperlihatkan ketertarikannya untuk dapat merekrut Keane, termasuk saat Liverpool dan juga Everton, saat ini kabarnya Spurs menjadi yang terdepan untuk mendapatkan bek yang kini berusia 24 tahun tersebut.

Sriwijaya FC Kekurangan Pemain Pada Lini Tengah.

 

Midorinokaigi.org – Oswaldo Lessa selaku Pelatih Sriwijaya FCberanggapan jika tim besutannya masih mempunyai kekurangan pada lini tengah, dan mengharapkan kondisi tersebut sudah dapat diatasi sebelum bursa transfer pemain asing ditutup.

Lessa menuturkan, saat ini di SriwijayaFC belum ada pemain yang mampu mensuport mengalirkan bola dengan baik ke lini depan.  Lessa juga tidak mempermasalahkan negara asal para pemain.

“Manajemen masih mencarinya, tapi yang terpenting pemain itu harus memiliki skill yang baik, dan bisa diandalkan,” ujar Lessa setelah penandatanganan kontrak kemarin dikuti[ laman Sriwijaya Post.

Selain jajaran pelatih, para skuat Sriwijaya FC juga baru menorehkan tanda tangan kontrak, walaupun mereka sudah menjalani pertandingan pertama Liga 1 2017. Presiden klub Dodi Reza Alex menuturkan,manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) berusaha mendatangkan marquee player.

“Ini legalitasnya saja, karena semua sudah selesai, hanya tanda tangan kontrak saja. Secara hukum mereka resmi menjadi pemain kita. Saya katakan kami akan gunakan marquee player di kompetisi ini, karena target kami mau juara,” kata Dodi.

“Ada tapinya. Bisa saja batal, karena saya mau lihat dulu rekrutmen tim manajemen seperti apa. Bila kualitas kurang baik, pasti saya lebih percaya kepada pemain asing kami, seperti Beto [Alberto Goncalves], Hilton [Moreira] dan Yu Hyun Ko.”

Walaupun demikian, Dodi beranggapan jika skuatnya saat ini mampu untuk bersaing di Liga 1, dan tetap optimistis Laskar Wong Kito  dapat jadi juara.Kehadiran beberapa pemain baru juga dianggap sudah cukup mumpuni.

“Pemain kami juga sudah bagus dari setiap dan sektor lini. Saya tidak takut dan khawatir soal target, mereka bisa mewujudkannya,” tegas Dodi.

“Saya yakin anak-anak juga mau kerja keras untuk merebut trofi musim ini,” tambah manajer Nasrun Umar.

Pemuda Asall NTT Dapat Kontrak Dari Persib Bandung

 

Midorinokaigi.org – Untuk Liga 1 2017 Persib Bandung telah berniat untuk menambah amunisi pemain muda. Hal itu akan dilakukan selepas, mereka mengontrak pemain muda asal Nusa Tenggara Timur Fulgensius Billy Paji Keraf.

Djadjang Nurdjaman pelatih asal Persib menuturkan alasannya merekrut Billy, yang bukan dari diklat Persib. Billy merupakan salah satu pemain jebolan sekolah sepakbola ASIOP Apacinti Jakarta.

“Kami akui, saya memberanikan diri merekrut pemain muda di luar Diklat Persib, karena memang Billy kemampuannya di atas. Kalau di bawah rata-rata nggak mungkin saya ambil,” kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu, seperti dikutip laman resmi klub.

Djanur juga menilai kalau visi bermain Billy berbeda dari yang lainnya. Bagi dirinya, Billy dapat melakukan dribel sambil berlari dengan baik, kepercayaan diri pemain ini pun bagus.

“Ini yang sulit kita dapatkan dari pemain muda,” jelasnya.

Kekuatan pemain muda Persib telah diproyeksikan benar-benar oleh Billy. Terlebih lagi jika Gian Zola Nasrullah dan Febri Hariyadi memperkuat tim nasional Indonesia U-22. Hal tersebut menjadikan tim Maung Bandung  tak lagi akan kekurangan stok, mengingat setiap tim wajib memainkan pemain U-23 pada semua pertandingan dengan durasi minimal 45 menit.

Isco: Seharusnya Penalti Tidak Ada Diantara Kita

 

Midorinokaigi.org – Isco Membantah dengan tegas kritik yang mengatakan kalau Real Madrid tak layak untuk menang kala melawan Bayern Munich pada perempat-final Liga Champions, Rabu (19/4) dini hari WIB tadi.

Saat itu Los Blancos menang agregat 6-3 atas Bayern. Ternyata di balik kemenangan tersebut, ada sebuah insiden yang sangat merugikan Bayern yakni dimulai dari kartu merah Arturo Vidal hingga gol offside Cristiano Ronaldo.

Gelandang muda Spanyol tersebut juga membalas kritikan yang menganggap Madrid dibantu wasit. Isco Menekankan bahwa Bayern juga mendapatkan keuntungan dari wasit di leg pertama.

“Kami dibuat menderita, tapi kami mendapatkan apa yang kami mau,” ucap Isco setelah pertandingan usai. “Hal yang terpenting adalah lolos dan saya beruntung bisa bermain sejak awal.”

“Kami mendapatkan banyak peluang mencetak gol, tapi tim ini kurang beruntung. Kontroversi? Itulah sepakbola. Di Munich, mereka dihadiahi penalti yang seharusnya tidak ada,” tutupnya.

Jamie Vardy Masih Merasa Bangga, Meski Leicester City Kalah

 

Midorinokaigi.org – Penyerang Leicester City Jamie Vardy berterus terang kalau dirinya merasa bangga walaupun perjalanan Leicester City pada Liga Champions harus berakhir,  Rabu (19/4) dini hari WIB.

Pada pertandingan yang berakhir imbang 1-1 kontra Atletico striker asal inggris tersebut yang mencetak satu-satu-satunya gol pada leg kedua perempat-final di King Power Stadium — tapi mereka tetap harus angkat koper karena gol pembeda saat Antoine Griezmann mencetak gol penalti Antoine Griezmann di Vicente Calderon pekan lalu.

Vardy mengatakan kepada BT Sport: “Kami telah memberikan segalanya, terutama di babak kedua. Mereka membuat beberapa blok, yang mungkin di hari lain bisa saja masuk.”

“Kami menguasai permainan, Anda dapat melihat dari cara kami bermain. Kami memasukkan Leo [Leonardo Ulloa] untuk memberikan ancaman di udara dan itu mulai memberikan keuntungan untuk kami.

“Atletico mungkin biasa melawan tim memiliki penguasaan lebih banyak, jadi kami bermain direct.

“Hanya ketidakberuntungan kami tidak mendapat hasil yang kami inginkan. Tapi setidaknya semua orang telah memberikan segalanya. Para pemain bisa banga kepada diri sendiri, mereka telah memberikan semuanya.”

Saat ini, Vardy mengatakan kepada the Foxes agar lebih fokus ke Liga Primer Inggris, karena mereka sudah mulai keluar dari zona degradasi.

“Liga Champions adalah pengalaman baru bagi sebagian besar dari kami, kami sangat menikmatinya. Sekarang kami punya beberapa urusan yang belum selesai untuk bertahan di Liga Primer.”