Treble Juventus Dapat Dipupuskan Lazio, Kata Dino Zoff

 

Midorinokaigi.org – Dino Zoff mengatakan kalau Bianconeri dalam meraih tiga gelar juara bergengsi dalam satu musim (treble) mungkin akan mengalami kegagalan karenaLazio dapat saja menaklukan mereka di final Coppa Italia.

Di puncak klasemen Serie A Italia Juventus unggul delapan poin, mereka akan melayani AS Monaco pada semi-final Liga Champion dan berhadapan dengan Lazio di final Coppa Italia.

“Monaco adalah pilihan terbaik yang mereka punya di undian tersebut, mengindari Real dan Atletico Madrid, tapi Juventus sudah menjadi unggulan untuk meraih trofi,” ujar kiper yang sukses membawa Italia menjuarai Piala Dunia 1982 itu kepada TMW Radio.

“Tentu tidak boleh meremehkan klub liga Prancis itu, tapi Bianconeri punya kekuatan dan pengalaman yang bisa membuat mereka meraih kemenangan.”

“Juventus sudah menjadi tim yang matang, mereka punya pertahanan baja dan mematikan dalam serangan balik.”

Zoff saat ditanyai terkait bisa kah Juventus Massimiliano mengikuti jejak Jose Morinho yang sukses membawa Inter meraih treble pada musim 2009/10, dirinya palahan menuturkan jika Bianconeri bakal melakoni massalah mewujudkannya karena harus menghadapi Lazio di final Coppa Italia.

“Biancocelesti punya para striker yang mampu melewati para pemain bertahan seperti beberapa tim lainnya di Serie A. Juventus favorit di atas kertas , tapi mereka tidak boleh menyepelekan laga final itu,” kata kiper yang membela Juventus pada periode 1972 hingga 1983, dan pernah menjadi pelatih Lazio tersebut.

Isco: Seharusnya Penalti Tidak Ada Diantara Kita

 

Midorinokaigi.org – Isco Membantah dengan tegas kritik yang mengatakan kalau Real Madrid tak layak untuk menang kala melawan Bayern Munich pada perempat-final Liga Champions, Rabu (19/4) dini hari WIB tadi.

Saat itu Los Blancos menang agregat 6-3 atas Bayern. Ternyata di balik kemenangan tersebut, ada sebuah insiden yang sangat merugikan Bayern yakni dimulai dari kartu merah Arturo Vidal hingga gol offside Cristiano Ronaldo.

Gelandang muda Spanyol tersebut juga membalas kritikan yang menganggap Madrid dibantu wasit. Isco Menekankan bahwa Bayern juga mendapatkan keuntungan dari wasit di leg pertama.

“Kami dibuat menderita, tapi kami mendapatkan apa yang kami mau,” ucap Isco setelah pertandingan usai. “Hal yang terpenting adalah lolos dan saya beruntung bisa bermain sejak awal.”

“Kami mendapatkan banyak peluang mencetak gol, tapi tim ini kurang beruntung. Kontroversi? Itulah sepakbola. Di Munich, mereka dihadiahi penalti yang seharusnya tidak ada,” tutupnya.

Jamie Vardy Masih Merasa Bangga, Meski Leicester City Kalah

 

Midorinokaigi.org – Penyerang Leicester City Jamie Vardy berterus terang kalau dirinya merasa bangga walaupun perjalanan Leicester City pada Liga Champions harus berakhir,  Rabu (19/4) dini hari WIB.

Pada pertandingan yang berakhir imbang 1-1 kontra Atletico striker asal inggris tersebut yang mencetak satu-satu-satunya gol pada leg kedua perempat-final di King Power Stadium — tapi mereka tetap harus angkat koper karena gol pembeda saat Antoine Griezmann mencetak gol penalti Antoine Griezmann di Vicente Calderon pekan lalu.

Vardy mengatakan kepada BT Sport: “Kami telah memberikan segalanya, terutama di babak kedua. Mereka membuat beberapa blok, yang mungkin di hari lain bisa saja masuk.”

“Kami menguasai permainan, Anda dapat melihat dari cara kami bermain. Kami memasukkan Leo [Leonardo Ulloa] untuk memberikan ancaman di udara dan itu mulai memberikan keuntungan untuk kami.

“Atletico mungkin biasa melawan tim memiliki penguasaan lebih banyak, jadi kami bermain direct.

“Hanya ketidakberuntungan kami tidak mendapat hasil yang kami inginkan. Tapi setidaknya semua orang telah memberikan segalanya. Para pemain bisa banga kepada diri sendiri, mereka telah memberikan semuanya.”

Saat ini, Vardy mengatakan kepada the Foxes agar lebih fokus ke Liga Primer Inggris, karena mereka sudah mulai keluar dari zona degradasi.

“Liga Champions adalah pengalaman baru bagi sebagian besar dari kami, kami sangat menikmatinya. Sekarang kami punya beberapa urusan yang belum selesai untuk bertahan di Liga Primer.”